Hari Pahlawan Nasional bisa jadi momentum yang tepat bagi setiap orang untuk membantu anak-anak penderita bibir sumbing dan celah langit-langit.

Hal itu dilakukan Smile Train Indonesia. Sebagai badan amal internasional khusus anak-anak melalui ajang lari Run for Smile; Be a Hero, yang diselenggarakan atas kerja sama Smile Train Indonesia dan ABHATI Group serta Hotel Harper Purwakarta.

“Menjadi pahlawan di masa kini, bukan lagi tentang bertarung di medan perang. Momen ini memberikan kesempatan pada siapapun untuk bisa berperan sebagai pahlawan,” ujar Deasy Larasati, Program Director & Country Manager Smile Train Indonesia pada acara tersebut  di Purwakarta Jawa Barat.

Lebih lanjut ia menyebut bahwa profit dari hasil registrasi peserta seluruhnya digunakan untuk membiayai operasi dan perawatan menyeluruh bagi anak-anak penderita bibir sumbing dan/atau celah langit-langit.”Bantuan tersebut sangatlah berarti bagi anak-anak yang menderita bibir sumbing atau celah langit langit dan tentunya orang tua serta keluarganya juga sangat menantikan bantuan operasi untuk mewujudkan senyum baru dan anak-anak nantinya akan dapat makan, minum bernapas serta berbicara demi kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Sebanyak kurang lebih 500 peserta telah mendaftar dan mengikuti ajang ini. Setiap peserta akan menempuh jarak lari sejauh 5 kilometer, dengan garis start dan finish berlokasi di Hotel Harper Purwakarta.

Selain masyarakat umum, acara juga diikuti oleh keluarga pasien yang akan dibantu oleh Smile Train Indonesia melalui donasi dari ABHATI Group, Hotel Harper Purwakarta dan melalui dokter serta tenaga medis profesional yang menjadi mitra Smile Train Indonesia. Tak lupa turut serta Celebrity Ambassador Smile Train Indonesia, Bunga Jelitha Ibrani.

“Kami menyambut baik peran para donatur yang dengan tulus mengulurkan tangan, seperti yang dilakukan ABHATI Group, Hotel Harper Purwakarta atas bantuannya, sebanyak 10 anak akan dibantu operasinya  melalui operasi yang dilakukan Smile Train Indonesia,” ujar Deasy.

Di Indonesia, lebih dari 9.000 anak mengalami kelainan celah bibir dan/atau langit-langit setiap tahunnya. Anak dengan kelainan celah akan mengalami berbagai masalah kesehatan seperti sulit makan, sulit bernapas, sulit bicara, risiko kurang gizi, hingga masalah sosial salah satunya sulit berteman.

Dengan model pendekatan yang berkelanjutan, Smile Train Indonesia tak hanya sekadar memberikan operasi gratis, namun secara aktif memberikan perawatan menyeluruh kepada anak-anak dengan celah bibir dan langit-langit.

“Sejak tahun 2002 Smile Train telah membantu lebih dari 85.000 anak di berbagai daerah di Indonesia, bermitra dengan ratusan Rumah Sakit dan tenaga medis profesional, sekaligus memberikan pelatihan kepada para perawat dan tenaga medis terkait untuk mendukung perawatan komprehensif bagi anak dengan celah bibir dan langit-langit.”

Sumber : https://www.viva.co.id/gaya-hidup/inspirasi-unik/1187566-run-for-smile-be-a-hero-ajang-beramal-bagi-anak-anak-bibir-sumbing